• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed
Showing posts with label bikers. Show all posts
Showing posts with label bikers. Show all posts

Saran Buat BIKERS dari Supir Truk

14:34 // by Anonymous // , , ,

Truk adalah salah satu dari kendaraan yang sering berlalulalang dijalanan, bodinya yang besar dan membawa muatan banyak membuat truk berjalan lambat. Truk yang besar dan gandengan...(cie.. truk aja gandengan... terus kamu kapan gandengannya ?) serta tinggi membuat pengendara lain susah untuk menyalip, dan berikut pengakuan dari para supir truk yang sudah terbiasa melintasi kota dan provinsi. 

1. Jangan Berhenti Mendadak
Selain angkot, banyak juga pengendara yang masih suka berhenti mendadak tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu atau tanpa membuat perhitungan jarak sebelumnya untuk menepi atau berhenti.  Truk membutuhkan waktu dan jarak beberapa meter untuk membuat truk benar benar berhenti, jadi kalau kita berhenti mendadak didepan truk yang sedang berjalan... bisa jadi kita yang diseruduk truk tersebut. Meskipun tidak ada truk dibelakang kita bukan berarti pembenaran untuk anda berhenti mendadak lho, kendaraan lain seperti bus dan mobil bahkan motorpun juga akan menjadi panik saat anda berhenti mendadak. Jadi saat anda punya niat menepi untuk berhenti, lihat dahulu kebelakang lewat kaca spion seberapa jauh kendaraan dibelakang anda jika sudah dekat... urungkan niat anda untuk berhenti dan jangan lupa nyalakan sein setidaknya 50 meter sebelum menepi dan berhenti. Jangan nyalakan sein terus tiba tiba belok atau menepi... pastinya anda juga bakalan diseruduk dari belakang. 

2. Salip atau Tidak Sama Sekali. 
Keraguraguan adalah salah satu faktor penyebab kecelakaan, kurangnya perhitungan dalam menyalip kendaraan lain berakibat fatal. Jika ingin menyalip kendaraan lain perhitungkan kecepatan kendaraan didepan anda, kendaraan dari arah berlawanan dan juga kecepatan kendaraan anda jika Yakin... Menyaliplah, jika Tidak Yakin sebaiknya Jangan menyalip. 

3. Jangan Berjalan di Sela-Sela Truk Gandeng. 
Saat anda menyalip (khusus pengendara motor nih ) sebaiknya anda pikir pikir ulang saat menyalip truk gandeng, jika memungkinkan untuk menyalip lebih baik langsung lakukan, jika tidak.. maka jangan sampai anda berada ditengah tengah sela truk gandeng karena kecepatan motor anda tidak sampai saat ada kendaraan dari arah berlawanan. Fatal karena sopir truk tidak bisa melihat posisi anda yang berada di sela sela truk gandeng, bisa saja sopir memperlambat atau mempercepat truknya. Sekali lagi, perhitungkan kecepatan anda - kecepatan kendaraan didepan anda, kondisi jalan serta kendaraan dari arah berlawanan. 

4. Nyalakan Lampu Belakang.
Lampu belakang (stoplamp) sering dianggap remeh bahkan banyak yang memodifikasinya atau membiarkannya mati, hal ini sangat berbahaya apalagi saat perjalanan pada malam hari. Nyala lampu belakang dengan warna merah agar bisa terlihat dari jarak jauh dan tidak menyilaukan mata. Banyak para biker ALAY yang mengganti lampu belakangnya dengan lampu depan, alhasil membuat pengendara lain silau atau terganggu pandangannya jadi jangan salahkan pengendara lain yang sengaja menyeruduk bagian belakang motor anda. Lampu dibiarkan mati juga sangat berbahaya, pengendara dibelakang anda tidak tahu apakah anda jalan apa berhenti, lebih baik kehilangan puluhan ribu untuk menyalakan kembali lampu belakang motor anda daripada harus kehilangan nyawa. 

5. Perhatikan Lampu Sein. 
Lampu sein adalah salah satu alat komunikasi sesama pengendara dijalan, jadi jangan seenaknya menyalakan lampu sein. Sein Kanan Belok Kiri, atau Sein Kiri Belok Kanan.. kadang Sein Nyala Semua bahkan Sein Nyala tapi gak belok belok sehingga membuat orang lain kebingungan dan terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Bagi para biker sebaiknya jaga jarak dengan truk yang ada didepan anda  setidaknya 5 meter dari kendaraan didepan, karena jika kita terlalu dekat dengan kendaraan didepan akan membuat kita tidak bisa melihat lampu sein kendaraan tersebut. 

Demikian beberapa tips yang mungkin bisa membantu anda agar lebih berhati hati dijalan raya. Jangan cuma bisa naik motor / mobil saja tetapi Pahami juga rambu rambu lalulintas, 

» Periksa Kondisi Kendaraan Anda » Siapkan Kelengkapan Berkendara » Gunakan Helm, Jaket dan Sepatu Saat Berkendara » Patuhi Rambu Rambu Lalulintas » Nyawa Anda Berada Ditangan Kanan Anda «

8 Alasan Kenapa Harus Punya Pasangan Biker!

13:51 // by Unknown // , ,


Para bikers terkenal dengan perawakan yang garang, sangar, identik dengan wajah kusam karena debu aspal jalanan serta dengan hobinya yang senang sekali melakukan touring.

Lantas, dibalik itu semua, para bikers juga punya banyak sekali sisi manusiawi yang bisa dikedepankan sehingga mereka bisa juga diandalkan untuk jadi pasangan yang sangat ideal.

Di bawah ini redaksi otosia punya daftar 8 faktor mengapa bikers merupakan calon pasangan yang ideal. Nah siapa tahu dari faktor-faktor tersebut bisa membuat otolovers sekalian mempertimbangkannya. 

1. Selera Petualang

Biker adalah orang yang jiwanya berada di seputaran 'belalang tempur' miliknya, serta kegiatan yang juga tak bisa dilepaskan, yakni Touring! Touring menawarkan banyak hal. Bagi bikers, touring menawarkan keseruan tersendiri.

Dengan seringnya bepergian ke luar kota, maupun ke luar pulau, menemui hal-hal baru menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi para bikers. Touring bersama-sama rekan sejawat menunjukkan bahwa mereka akan mampu mengajak pasangannya untuk berpetualang

2. Bukan Penakut

Nyaris setiap hari bertemu dengan orang baru, bepergian di jalan raya dan kemungkinan harus terlibat dalam peristiwa yang bermacam-macam secara langsung akan menempa keberanian para bikers.

Para bikers memiliki keberanian yang lebih baik, dikarenakan mereka juga sering terlibat secara langsung dengan keadaan sekitar, daripada yang menggunakan mobil. Otomatis dengan perlindungan apa adanya membuat mereka juga harus lebih hati-hati.

3. Pandai Berhitung

Para bikers merupakan penghitung yang sangat teliti. Tidak percaya? Coba saja masuk ke club motor. Setiap event diperhitungkan dengan baik dan dengan tingkat akurasi yang sangat baik.

Selain itu, level perhitungan dari bikers juga tidak hanya melulu finansial, tapi juga ke masalah performa di jalan. Kalkulasi jarak, kecepatan, dan performa umumnya jadi perhatian khusus oleh biker yang biasanya tidak terlalu dipikirkan dalam-dalam para pengguna mobil.

4. Menikmati Hal Kecil

Menggunakan sepeda motor membuat para biker harus bersinggungan dengan lingkungan sekitarnya secara langsung. Tidak perlu membuka jendela mobil, atau yang lainnya. Sehingga saat melewati daerah-daerah tertentu para biker bisa berinteraksi secara langsung.

Taruhlah menikmati pemandangan sejenak dengan berhenti dan bernafas lega di pinggir sawah sambil melihat apa yang ada di sekitar tersebut, merupakan kelebihan yang tidak terbayarkan.

5. Berdedikasi

Dedikasi para bikers Ditumpahkan pada banyak hal. Beberapa di antaranya adalah dedikasi kepada klub. Saking setianya, biasanya stiker akan ada di banyak tempat merepresentasikan klub mereka.

Selain itu, dedikasi juga ditunjukkan para bikers terhadap motor mereka. Biasanya pengendara motor akan sangat memperhatikan kondisi motor mereka supaya tetap prima. Nah, motor saja diperhatikan bro. Apalagi kalau mereka jadi pasangan otolovers sekalian!

6. Pengamat Ulung

Mereka memiliki sense yang baik dalam mengamati kondisi sekitar. Selain punya selera petualang yang baik, para bikers juga akan lebih sering mengamati tanda-tanda lalu lintas, apalagi saat event touring, misal.

Dengan ketelitian yang terlatih, para bikers akan dapat diandalkan saat melewati perjalanan yang panjang dan melelahkan. Karena jika katakanlah tersesat, para bikers bisa lebih fleksibel untuk mengetahui lokasi yang harus dituju.

7. Mudah Beradaptasi

Dengan menggunakan motor, para bikers juga dipaksa untuk mengatasi keadaan yang secara langsung mendera tubuh mereka. Seperti misalkan panas dan hujan. Sehingga di beberapa kasus mereka harus menyiapkan perbekalan, seperti jas hujan.

Saat dibawa kedalam relationship, maka bikers secara alam bawah sadar akan langsung merespon dan mencetak pattern yang sudah ada dalam pikiran mereka ke dalam hubungan pacaran/pernikahan tersebut. Menyesuaikan segala sifat, karakter satu sama lain, seharusnya tidak terlalu susah dilakukan oleh bikers.

8. Romantisnya Beda

Jangan dikata naik motor itu tidak menyenangkan. Justru dengan kondisi seperti itu, romantisme dengan kesan yang jauh lebih berbeda malah akan makin terasa, daripada saat berpacaran menggunakan mobil.

Memeluk dari belakang, kehujanan bersama-sama, atau membetulkan tas pembonceng yang ada di depan, jelas bukan perkara yang 'murah'. Momen bisa berinteraksi secara langsung akan membuat bikers memiliki pengalaman hubungan yang luar biasa.