• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed
Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Manfaat tidur sehat dan berkualitas

12:45 // by Anonymous // ,

Tidur merupakan kebutuhan semua orang. Namun tidak semua menyadari pentingnya tidur dengan baik. Tidak sedikit orang yang peduli pada jam tidur secara sehat dan berkualitas. 

Alam telah merancang sebuah skema yang sangat luar biasa hanya dari tidur saja. Bayangkan, betapa banyak manfaat positif dari tidur yang Anda lakukan selama ini.

Dari sumber tersebut dikatakan manfaat tidur secara sehat dan berkualitas dimulai dari pukul 9 malam. Itu adalah waktu di mana tubuh sangat ideal untuk beristirahat. Apa saja manfaatnya? Berikut ini adalah bagian-bagian tidur lengkap dengan manfaat terbaiknya:

Jam 9 - 11: perbaikan tiroid, kelenjar adrenal. Penting untuk metabolisme dan tingkat energi. Penataan kembali mental. Keseimbangan emosional, seperti putus asa, bingung, dan paranoia.

Jam 11 - 1: lebih mengarah pada otot dan perbaikan jaringan, Menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh. Mengontrol keseimbangan emosional, yang meliputi kepahitan dan kebencian.

Jam 1 - 3: detoksifikasi hati, jantung, dan organ lain. Ini merupakan fase tidur terdalam. Mampu mengontrol keseimbangan emosi yang terdiri dari kemarahan, frustasi, dan marah.

Jam 3 - 5: paru paru. Di fase ini adalah saat di mana pelepasan limbah beracun terjadi. Hal tersebut terbukti dari batuk-batuk ringan di pagi hari bagi para perokok.

Jam 5 - 7: usus halus dan usus besar. Waktu yang sangat optimal untuk bagian usus melakukan aktivitasnya secara berkualitas. Di fase ini juga akan mengontrol keseimbangan emosional, seperti rasa bersalah, merasa terjebak, takut, dan defensif.

Jelas, ini bukan masalah tidur selama tujuh sampai 8 jam secara teratur. Namun juga melibatkan timing atau waktu yang tepat. Begitu banyak manfaat dari tidur sehat. Lantas, masih ingin menyepelekan waktu tidur Anda?

6 makanan pencegah kanker payudara

13:15 // by Anonymous // ,

Sebagian besar penelitian di bidang kanker saat ini difokuskan pada gaya hidup dan pola makan. Para peneliti telah membuktikan bahwa keinginan untuk mengubah pola makan dan gaya hidup bisa berdampak besar pada kesehatan. Nah, berikut adalah enam makanan yang bisa mencegah kanker payudara, seperti dilansir boldsky.

1. Brokoli

Brokoli adalah salah satu makanan pencegah kanker payudara. Makanan ini kaya sulforaphane, sejenis antioksidan yang dapat menghancurkan sel-sel tumor.

2. Delima

Delima mengandung antioksidan yang kuat, yang dapat menghambat enzim yang berperan penting dalam perkembangan kanker payudara. Delima juga bisa membantu dalam meningkatkan kesehatan jantung.

3. Blueberry

Phytonutrient yang terkandung dalam blueberry dapat menghentikan pertumbuhan tumor kanker payudara.

4. Bayam

Untuk mencegah kanker payudara, Anda harus meningkatkan asupan makanan kaya folat. Vitamin B yang hadir dalam bayam dapat digunakan dalam pembelahan sel yang tepat, yang penting untuk sel-sel sehat.

5. Telur

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa makan setidaknya satu telur setiap hari akan menghasilkan lebih banyak sel-sel sehat.

6. Salmon

Salmon kaya akan vitamin D dan asam lemak omega-3, yang dapat membantu membunuh sebagian besar sel-sel kanker payudara. Nutrisi yang terkandung dalam salmon juga dapat membantu penyebaran kanker ke bagian lain dari tubuh.

Inilah enam makanan yang bisa mencegah kanker payudara. Semoga bermanfaat!

Hepatitis C kronis

15:50 // by Anonymous // ,

Hepatitis C kronis adalah penyakit serius yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan jangka panjang. Sekitar 60.000 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. Berikut adalah hasil rangkuman merdeka.com dari berbagai sumber tentang Hepatitis C.

1. Apa itu Hepatitis C?

Hepatitis C adalah penyakit hati menular yang melalui beberapa tingkatan, mulai dari ringan hingga parah. Penyakit yang menyerang hati ini adalah hasil dari infeksi virus Hepatitis C.

Penularan Hepatitis C bisa melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi. Sekitar 75%-85% dari orang yang terinfeksi virus Hepatitis C mengembangkan infeksi kronis.

2. Bagaimana Hepatitis C bisa menyebar?

Hepatitis C biasanya menyebar ketika darah dari orang yang terinfeksi virus Hepatitis C memasuki tubuh seseorang yang tidak terinfeksi. Sebagian besar terinfeksi virus Hepatitis C karena berbagi jarum suntik. Penderita umumnya terinfeksi virus Hepatitis C karena ini:

- Berbagi jarum (tato dll), jarum suntik, atau peralatan lainnya untuk menyuntikkan narkoba.

- Lahir dari seorang ibu yang menderita Hepatitis C.

- Berbagi barang-barang pribadi dengan orang lain, seperti pisau cukur dan sikat gigi.

- Memiliki kontak seksual dengan orang yang terinfeksi virus Hepatitis C

3. Bisakah seseorang menderita Hepatitis C tanpa menyadarinya?

Ya, banyak orang yang terinfeksi dengan virus Hepatitis C tidak tahu mereka terinfeksi karena mereka tidak merasa sakit atau menemukan gejala aneh pada tubuh mereka.

4. Apa saja gejala Hepatitis C kronis?

Kebanyakan orang yang menderita hepatitis C kronis tidak memiliki gejala apa pun. Namun, jika seseorang telah terinfeksi selama bertahun-tahun, hatinya mungkin akan rusak. Dalam banyak kasus, tidak ada gejala penyakit yang terlihat pada penderita sampai hati mereka rusak.

Hepatitis C biasanya terdeteksi saat seseorang melakukan pemeriksaan darah rutin untuk mengukur fungsi hati dan enzim hati (protein yang diproduksi oleh hati).

5. Seberapa serius Hepatitis C kronis?

Hepatitis C kronis adalah penyakit serius yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan jangka panjang, termasuk kerusakan hati, gagal hati, kanker hati, atau bahkan kematian. Ini adalah penyebab utama dari sirosis dan kanker hati.

Cara deteksi penyakit lewat kaki

15:32 // by Anonymous // ,

Kondisi kaki Anda bisa menunjukkan apa yang terjadi pada kesehatan tubuh Anda. Untuk mengetahui bagaimana kesehatan Anda, berikut adalah hasil rangkuman kami dari WebMD tentang cara mendeteksi penyakit lewat kaki.

1. Kaki terasa dingin, banyak penyebab

Jika jari-jari kaki Anda selalu dingin, salah satu alasan yang mungkin untuk kondisi itu adalah karena aliran darah yang buruk. Masalah peredaran darah yang buruk kadang-kadang terkait dengan kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung.

Kerusakan saraf yang tidak terkontrol juga bisa membuat kaki terasa dingin. Penyebab lainnya mungkin hipotiroidisme dan anemia.

2. Terasa nyeri

Kaki terasa nyeri sepulang bekerja atau beraktivitas di luar rumah, itu mungkin disebabkan sepatu Anda. Olahraga yang terlalu keras, seperti basket dan lari jarak jauh, juga dapat meningkatkan rasa nyeri di kaki.

3. Kaki berwarna merah, putih, dan biru

Penyakit Raynaud dapat menyebabkan jari-jari kaki memutih, kemudian berubah kebiruan, dan kemudian memerahkan lagi dan kembali ke warna alami mereka. Penyebabnya adalah penyempitan arteri yang tiba-tiba, yang disebut vasospasms.

Stres atau perubahan suhu dapat memicu vasospasms - biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Raynaud mungkin juga terkait dengan rheumatoid arthritis, penyakit Sjoegren, atau masalah tiroid.

4. Nyeri di tumit

Penyebab paling umum dari nyeri tumit adalah plantar fasciitis, radang yang terjadi ketika ligamen melekat pada tulang tumit. Rasa sakit yang paling tajam terjadi ketika Anda pertama kali bangun dan memberikan tekanan pada kaki. Arthritis, olahraga berlebihan, dan kualitas sepatu yang buruk juga dapat menyebabkan nyeri tumit.

5. Bengkak

Ini biasanya merupakan gangguan sementara yang disebabkan oleh berdiri terlalu lama atau penerbangan panjang - terutama jika Anda sedang hamil. Namun, jika kaki Anda bengkak untuk jangka waktu yang lama, itu bisa menjadi tanda kondisi medis yang serius.

Penyebabnya mungkin sirkulasi darah yang buruk, masalah dengan sistem limfatik, atau pembekuan darah. Gangguan ginjal atau tiroid yang kurang aktif juga dapat menyebabkan pembengkakan.

6. Kaki terasa terbakar

Sensasi terbakar di kaki biasanya dialami oleh penderita diabetes dengan kerusakan saraf perifer. Hal ini juga dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B, penyakit ginjal kronis, sirkulasi darah yang buruk di kaki (penyakit arteri perifer), atau hipotiroidisme.

Inilah hasil rangkuman merdeka.com dari WebMD tentang cara mendeteksi penyakit lewat kaki. Semoga bermanfaat!

7 khasiat dari buah naga

09:58 // by Unknown // ,

Buah naga merupakan salah satu buah eksotis yang lezat dan tumbuh dari beberapa jenis kaktus. Buah ini digadang-gadang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Lebih dikenal dengan sebutan buah naga, buah ini sebetulnya memiliki nama pitaya atau pitahaya. Nah, berikut adalah tujuh khasiat menakjubkan yang terkandung dalam buah naga, seperti dilansir organicfacts.net.

1.Sistem kekebalan tubuh

Salah satu khasiat dari buah naga adalah kemampuannya untuk menjaga sistem pertahanan tubuh. Tingginya tingkat vitamin C yang ditemukan dalam buah naga menjadi salah satu hal yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan buah naga juga bisa merangsang aktivitas antioksidan lain dalam tubuh. 

Kandungan vitamin dalam buah naga secara aktif mencari dan menghilangkan radikal bebas di tubuh. Radikal bebas secara langsung terkait dengan berbagai masalah kesehatan seperti kanker dan penyakit jantung. Semakin banyak vitamin C, semakin baik!




2.Kesehatan jantung

Buah naga memiliki sejumlah sifat unik, salah satunya adalah bahwa mereka tidak mengandung kolesterol. Dengan mengurangi jumlah kolesterol dalam darah, kemungkinan pengembangan plak di arteri dan vena akan mengecil, sehingga itu dapat mengurangi risiko Anda menderita aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke. 

Dengan menggunakan buah naga sebagai sumber nutrisi lain, Anda bisa menjaga kesehatan jantung Anda. Biji buah naga juga diketahui mengandung jenis lemak positif, yang mengandung kolesterol baik. Kolesterol baik dapat menurunkan kolesterol jahat dengan menghambat reseptor yang mengikat pada dinding arteri.

3.Kaya vitamin

Buah Naga juga dikemas dengan banyak vitamin yang bermanfaat bagi tubuh, termasuk vitamin B1, B2, dan vitamin B3. Oleh karena itu, buah naga baik untuk memelihara tekanan darah, kesehatan kulit, kadar kolesterol, fungsi tiroid dan metabolisme karbohidrat.

4.Pencernaan

Buah naga juga memiliki kandungan serat yang signifikan, yang berarti buah ini dapat merangsang gerak peristaltik dan merangsang pelepasan cairan pencernaan. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi risiko terkena sembelit, Irritable Bowel Syndrome, dan penyakit lain yang lebih serius seperti kanker kolorektal.

5.Mencegah Kanker

Buah naga mengandung sumber antioksidan alami. Karoten adalah komponen lain dari buah naga, dan karoten memiliki sifat anti-karsinogenik dan dapat mengurangi ukuran tumor. Pada dasarnya, buah naga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dari segala aspek.

6.Anti-bakteri dan anti-jamur

Buah naga memiliki sifat anti-jamur dan anti-bakteri. Buah ini dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah putih dalam tubuh yang dapat melawan racun, dan juga menghambat pintu masuk atau pertumbuhan infeksi jamur atau bakteri di sistem organ Anda. Buah ini juga dapat merangsang regenerasi sel dan mempercepat penyembuhan, sehingga luka dan memar akan sembuh dengan cepat.

7.Metabolisme tubuh

Protein membuat tubuh kita bekerja dengan baik. Banyak protein yang bisa kita peroleh dari buah-buahan, sayuran, dan daging, yang kemudian dimetabolisme oleh enzim dalam tubuh dan berubah menjadi protein yang dapat digunakan untuk mempercepat perbaikan sel, meningkatkan kekuatan, mempercepat metabolisme, dan membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan massa otot. Dan buah naga merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh.

Beberapa studi menunjukkan bahwa buah naga juga aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Jadi tunggu apalagi? Selalu sajikan buah naga di meja makan Anda untuk memenuhi asupan nutrisi harian Anda.

10 Tanda Kanker yang Kerap Diabaikan

14:02 // by Unknown //




Jangankan di Indonesia, menurut studi kecil yang dilakukan para ilmuwan di University College London masyarakat Inggris pun kerapkali mengabaikan tanda-tanda dini munculnya kanker. Padahal negara monarki tersebut memiliki badan khusus pencegahan penyakit ini.

Seperti disampaikan peneliti senior dari University College London, Katriina Whitaker, Ph.D kesadaran terhadap pencegahan penyakit sepertinya menjadi kendala di seluruh dunia. Hingga saat ini, masih banyak orang yang datang ke Rumah Sakit dengan kondisi kanker stadium lanjut.

Seperti dikutip Womenshealthmag, Senin (2/3/2015) berikut ini penjelasan Direktur medis dari Cancer Prevention Center di MD Anderson Cancer Center, Prof. Therese Bevers Bartholomew, MD tentang 10 tanda kanker:

1. Batuk persisten atau suara serak

Kebanyakan batuk mungkin bukan kanker tapi batuk terus menerus hingga jangka waktu berbulan-bulan bisa menjadi kanker paru-paru. "Batuk dalam jangka wakti lama perlu dievaluasi dan dokter harus merekomendasikan X-ray atau CT scan untuk mencegah segala kemungkinan," kata Bartholomew.

2. Susah buang air besar

Ketika buang air besar tidak semudah biasanya, apalagi bila disertai nyeri.  "Waspadai adanya sesuatu yang menghambat transit feses dari usus.

3. Masalah kandung kemih

Jika ada darah dalam urin, mungkin ini tanda infeksi saluran kemih.

4. Nyeri yang tidak bisa dijelaskan

Kebanyakan nyeri bukanlah tanda kanker, tapi rasa sakit yang terjadi terus-menerus harus diperiksa. Jika Anda menderita sakit kepala terus-menerus misalnya, mungkin kanker tidak Anda derita tetapi pasti ada masalah pada otak sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut. Tapi nyeri yang berlangsung lama dan menetap serta terjadi di dada bisa menjadi tanda kanker paru-paru. Dan rasa sakit persisten di perut Anda bisa jadi kanker ovarium.

5. Perubahan Penampilan

Adanya perubahan tertentu pada kulit atau organ lain yang bisa dilihat secara fisik bisa menjadi indikasi melanoma atau kanker kulit.

6. Sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh

Sakit tenggorokan hingga tiga minggu perlu pemeriksaan lebih lanjut. Sebab menurut Bartholomew, hal semacam itu bisa menjadi tanda kanker.

7. Perdarahan tak terduga

Pendarahan pada vagina bisa menjadi tanda awal kanker serviks, sedangkan perdarahan dari rektum bisa mengindikasikan kanker usus besar.

8. Penurunan berat badan drastis

Jika berat badan turun drastis tanpa diet, bisa jadi ini merupakan indikasi masalah medis yang serius.

9. Adanya benjolan

Meskipun tidak semua benjolan merupakan indikasi medis, namun Bartholomew mengatakan, setiap benjolan bisa jadi merupakan kista jinak tapi mungkin juga tanda awal kanker.  

10. Kesulitan menelan

Kesulitan menelan bisa jadi merupakan tanda kanker leher dan kanker kerongkongan. "Segera periksa ke dokter apabila mengalami kesulitan menelan dalam jangka waktu lama."